Puskesmas Parigi

Puskesmas Parigi

Diare Pada Balita? Jangan Panik, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat

Diare pada balita memang bikin orang tua khawatir. Tapi jangan buru-buru panik — yang paling penting adalah mencegah dehidrasi dan memberikan penanganan pertama yang tepat sejak di rumah.

Apa Itu Diare pada Balita?

diare pada balita

Diare adalah kondisi buang air besar dengan konsistensi lebih cair dan frekuensi lebih sering, biasanya 3 kali atau lebih dalam sehari. Menurut Kementerian Kesehatan RI, diare pada anak umumnya disebabkan oleh infeksi virus (seperti rotavirus), bakteri, atau parasit yang menyebar lewat makanan dan air yang terkontaminasi, maupun kebersihan yang kurang terjaga.

Tanda Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai

  • BAB cair berulang kali, lebih dari 3 kali dalam sehari.
  • Anak tampak rewel, lemas, dan kurang aktif dari biasanya.
  • Mata terlihat cekung, tanda tubuh kekurangan cairan.
  • Jarang buang air kecil, dengan urin yang sedikit dan berwarna lebih pekat.

Pertolongan Pertama di Rumah

  • Segera berikan larutan oralit setiap kali anak BAB, untuk mengganti cairan yang hilang.
  • Lanjutkan pemberian ASI lebih sering dari biasanya.
  • Berikan suplemen zinc selama 10 hari berturut-turut sesuai anjuran, meski diare sudah berhenti.
  • Segera bawa ke fasilitas kesehatan kalau muncul tanda dehidrasi berat atau diare tidak kunjung membaik.

Segera Konsultasi ke Puskesmas Parigi

Jangan tunggu sampai kondisi anak memburuk. Kalau si kecil menunjukkan tanda dehidrasi atau diare berlangsung lebih dari 2 hari, segera bawa ke Puskesmas Parigi untuk penanganan yang tepat.

1 komentar untuk “Diare Pada Balita? Jangan Panik, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat”

  1. Pingback: Mengenal Karies Gigi Anak dan Tanda-Tandanya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top