mengenal tanda rabies pada hewan – Perubahan perilaku hewan peliharaan bisa jadi tanda rabies, penyakit yang menyerang saraf dan berakibat fatal bagi hewan maupun manusia.
Rabies biasanya menular melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi — virus akan menyebar melalui air liur korban ke luka. Hewan rentan terkena rabies adalah anjing, kucing, kera, dan kelelawar.
Tanda rabies pada hewan dimulai dari gelisah, perubahan mood, atau agresi tak biasa. Pada anjing, misalnya, gejala awal bisa muncul berupa kegelisahan, destruksi perintah pemilik, atau menjadi lebih agresif dari biasanya.
Saat virus semakin menyerang saraf, gejala lebih khas mulai muncul:
- Produksi air liur berlebih, bahkan tampak seperti busa di mulut (akibat kelumpuhan otot rahang)
- Kesulitan menelan atau minum, terkadang menghindari air (“hidrofobia”)
- Kejang, kelumpuhan otot, gerakan tidak teratur, atau hewan menjadi pincang
- Selain perubahan perilaku, hewan juga bisa menunjukkan sensitivitas terhadap cahaya, suara, atau rangsangan lain yang membuatnya tampak takut atau mudah marah.
- Perubahan drastis ke sikap pendiam atau agresif ekstrem, atau hewan mulai menjauhi manusia maupun hewan lain
Ada dua tipe rabies pada hewan: tipe ganas (hewan menjadi agresif dan menyerang) dan tipe pendiam (hewan tampak lemah, diam, menyerang hanya jika diganggu).
✨ Ingin tahu lebih detail tentang rabies: vaksinasi, cara pencegahan, serta bagaimana Puskesmas setempat menangani kasus gigitan hewan? Kunjungi pkmparigi.pangandarankab.go.id untuk info lengkap yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat – mengenal tanda rabies pada hewan.
Pingback: Mengenal Penyakit Rabies, Penyakit Mematikan Dari Gigitan Hewan